Sabtu, 23 Februari 2013

Cerita Sedih Islami Yang Mengharukan

Cerita Sedih Islami Yang Mengharukan - Buat kesempatan kali ini saya mau berbagi cerita ni buat sobat semua tentang Kisah seorang wanita yang telah kehilangan seisi keluarganya dalam satu malapetaka tetapi masih lagi tersenyum dan tenang.Buat sobat yang ingin tau cerita nya silah kan sobat lansung liat Cerita Sedih Islami Yang Mengharukan di bawah ini.

Cerita Sedih Islami Yang Mengharukan


Pada zaman dahulu ada seorang yang bernama Abul Hassan yang pergi haji di Baitul Haram. Di waktu tawaf tiba-tiba ia melihat seorang wanita yang bersinar dan berseri wajahnya. “Demi Allah, belum pernah aku melihat wajah secantik dan secerah wanita itu, tidak lain ia pasti kerana wanita itu tidak pernah risau dan bersedih hati”, katanya.

Wanita itu mendengar ucapan Abul Hassan lalu ia bertanya, “Apakah katamu hai saudaraku? Demi Allah aku tetap terbelenggu oleh perasaan dukacita dan luka hati kerana risau, dan tiada seorang pun yang mengetahui hal ini.”

Abu Hassan bertanya, “Bagaimana hal yang merisaukanmu?” Wanita itu menjawab, “Pada suatu hari ketika suamiku sedang menyembelih kambing korban, dan pada aku mempunyai dua orang anak yang sudah boleh bermain dan yang satu masih menyusu, dan ketika aku bangun untuk membuat makanan, tiba-tiba anakku yang agak besar berkata pada adiknya, ‘Hai adikku, sukakah aku tunjukkan padamu bagaimana ayah menyembelih kambing?’” Jawab adiknya, “Baiklah kalau begitu.”

Lalu disuruh adiknya baring dan disembelih leher adiknya itu.
Kemudian dia merasa ketakutan setelah melihat darah memancut keluar dan lari ke bukit yang mana di sana dia telah dimakan oleh serigala, lalu ayahnya pergi mencari anaknya itu sehingga mati kehausan dan ketika aku letakkan bayiku untuk keluar mencari suamiku, tiba-tiba bayiku merangkak menuju ke periuk yang berisi air panas, ditariknya periuk tersebut dan tumpahlah air panas terkena ke badannya habis melecur kulit badannya. Berita ini terdengar kepada anakku yang telah berkahwin dan tinggal di daerah lain, maka ia jatuh pengsan hingga sampai menuju ajalnya.

Dan kini aku tinggal sebatang kara di antara mereka semua.”

Lalu Abul Hassan bertanya, “Bagaimanakah kesabaranmu menghadapi semua musibah yang sangat hebat itu ?” Wanita itu menjawab, “Tiada seorang pun yang dapat membezakan antara sabar dengan mengeluh melainkan ia menemukan di antara keduanya ada jalan yang berbeza. Adapun sabar dengan memperbaiki yang lahir, maka hal itu baik dan terpuji akibatnya. Dan adapun mengeluh, maka orangnya tidak mendapat ganti yakni sia-sia belaka.”

Demikianlah cerita di atas, satu cerita yang dapat dijadikan teladan di mana kesabaran sangat digalakkan oleh agama dan harus dimiliki oleh setiap orang yang mengaku beriman kepada Allah dalam setiap terkena musibah dan dugaan dari Allah. Kerana itu Rasulullah s.a.w bersabda dalam firman Allah dalam sebuah hadis Qudsi: “Tidak ada balasan bagi hambaKu yang mukmin, jika Aku ambil kekasihnya dari ahli dunia kemudian ia sabar, melainkan syurga baginya.”

Begitu juga mengeluh. Perbuatan ini sangat dikutuk oleh agama dan hukumnya haram. Kerana itu Rasulullah s.a.w bersabda: ”Tiga macam daripada tanda kekafiran terhadap Allah, merobek baju, mengeluh dan menghina nasab orang.” Dan sabdanya pula, “Mengeluh itu termasuk kebiasaan Jahiliah, dan orang yang mengeluh, jika ia mati sebelum taubat, maka Allah akan memotong baginya pakaian dari wap api neraka.” (Riwayat Ibnu Majah)


Nah itulah sedikit cerita dari saya bagai mana menurut sobat tentang Cerita Sedih Islami Yang Mengharukan di atas semoga kumpulan kata di atas bisa berguna buat sobat semua.

2 komentar:

  1. Intinya tetap sabar dan jangan pernah mengeluh, ya kan uda?
    salam.

    BalasHapus
  2. tak boleh mengeluh n tetap bersabar :)

    BalasHapus